Gus Abdul Rochim atau yang akrab dipanggil Gus Rochim adalah perintis sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Paeling yang pertama. Beliau lahir di dusun. Sumbeeryudo, desa Cendono, Kab. Pasuruan yang berada di lereng gunung Arjuno dari pasangan Bpk. Narishin dan Ibu Nasrifah pada tahun 1971. Sejak kecil Gus Rochim sudah ngaji di surau, khususnya kepada Kyai Husnan. Kepada Kyai Husnan beliau mengaji dasar-dasar ilmu agama, seperti Al-quran, Hadist, Fiqh dan Ilmu Alat ( Nahwu dan shorof ).
Kecintaan Gus Rochim terhadap ilmu kebatinan dan kanuragan, akhirnya. Ketika beliau menginjak umur 17 tahun. Beliau memutuskan untuk mendalami ilmu kanuragan kepada Kiyai Ahmad Rifai disamping itu beliau juga ngaji tasawuf kepada kiyai Abdullah sampai pada akhirnya. Kiyai Abdullah menguji hasil belajar Gus Rochim selama beberapa tahun kepada Kiyai Abdullah. Beliau diperintahkan untuk melakukan “ Tirakat “ bertapa di makam salahsatu sesepuh Dsn. Cendono yang merupakan pembuka tanah cendono ( Mbah Madu Bronto ) selama 40 hari.
Setelah selesai menunaikan tugas yang diberikan kepadanya, ia kembali lagi ke kiyai Abdullah untuk melapor. Menganggap sudah berhasil melaksanakan tugas yang diberikan kiyai abdullah akhirnya memerintahkan Gus Rochim utuk pulang. Semenjak saat itu pula beliau mendapatkan ujian berat dari Allah. Ia mendapatkan ujian berupa gangguan penggelihatan matanya yang tiba-tiba tidak normal seperti biasanya ( Tidak bisa melihat ).
Meskipun demikian Gus Rochim memiliki keistimewaan yang tidak banyak dimiliki oleh orang lain. Sejak masih remaja beliau dipercaya oleh masyarakat bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Namun karena merasa belum siap lantaran usianya yang masih sangat mudah, beliau sering menolak permintaan orang-orang yang berobat kepada beliau. Setelah tahun 2000 an. Usia Gus Rochim yang menginjak kepala tiga, akhirnya beliau mau membuka praktek dirumahnya. Al hasil banyak orang berdatangan unruk beriktiyar mengobatkan penyakit yang dideritanya disamping itu juga konsultasi segala problematika kehidupan pasien.
Sebelum beliau memutuskan untuk mendirikan pondok pesantren pada tahun 2009. Beliau mengawali dakwah dengan membuka kelas bagi siapa saja yang ingin belajar ilmu kanuragan, kebatinan disamping itu juga pengobatan islami sesuai syariat islam dan sunnah Nabi Muhammad.SAW.
Lihat juga :
-Garis keturunan Gus Rochim
Lihat juga :
-Garis keturunan Gus Rochim

0 komentar:
Posting Komentar